Minggu, Januari 18, 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
PRESS
No Result
View All Result
Home Tarakan

Banyak Babi Mati Mendadak, Usulkan Adanya Perda Larangan Masuknya Babi Ke Indonesia

Redaksi by Redaksi
30 Juni 2021
in Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Banyaknya Babi mati secara bersamaan di Kabupaten Malinau dan Nunukan memperlihatkan fenomena yang tidak biasa. Sehingga hal tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap adanya wabah yang terjadi.

Diketahui, saat ini beberapa sampel Babi yang mati masih dilakukan uji laboratorium dari instansi terkait di kedua kabupaten tersebut. Saat dikonfirmasi, Kepala Balai Karantina Pertanian (BKP) Tarakan, Akhmad Alfaraby menuturkan, pihaknya sudah melakukan pengambilan dan pengiriman sampel dari babi yang mati tersebut. Pengambilan sampel ini bekerja sama dengan Tim Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi, Kabupaten dan Tim Karantina Pertanian.

“Kami masih melakukan uji lab, sebenarnya, untuk wewenang karantina terkait lalulintas komoditas babi dan produknya sangat minim,” ujarnya, (30/6),

Diketahui, dari data BKP, beberapa jenis organ babi tercatat masuk ke Indonesia seperti daging babi olahan dan tulang babi. Masuk melalui Bandara Juwata. Meski demikian, frekuensinya sangat minim yang tercatat pernah tiga kali pengiriman dengan jumlah 2 kg hingga 12 kg.

Lanjutnya, daru hasil koordinasi dengan Pemprov Kaltara, menurutnya sudah saatnya adanya peraturan daerah yang mengatur tentang larangan pengiriman ternak babi dan produknya, dari Sabah, Malaysia.

Dengan adanya Peraturan Daerah ini, diharapkan bisa mengurangi potensi masuknya virus African Swine Fever (ASF) yang merupakan virus yang menyerang hewan ternak khususnya Babi. Terlebih lagi di Malaysia, ASF ini sudah menjadi wabah di sejumlah peternakan babi.

“kami terus berupaya menggali faktanya dengan bekerja sama dengan dinas terkait untuk melakukan identifikasi. Sambil menunggu hasil pemeriksaan sampel dari BVet Banjarbaru. Dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian dan BVet banjarbaru juga sudah melakukan investigasi ke wilayah yang ditemukan babi hutan yang mati di Tulin Onsoi dan Malinau,” ungkapnya.

Sementara itu, saat disingung kematian Babi secara bersamaan di Kabupaten Berau, ia.menegaskan jika persoalan itu termasuk dalam wilayah kerja BKP Tarakan. Sehingga, pihaknya turut serta dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kaltim bersama Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, mengambil sample untuk diuji di Laboratorium Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian.

“Kami masih menyelidiki apa penyebab matinya babi secara bersamaan ini. Oleh sebab itulah, masyarakat tidak mendatangkan dulu babi dari luar daerah untuk mencegah ASF masuk,”pungkasnya

Terkait

Previous Post

Cicipi Madu Kelulut, Pemprov Kaltara Intruksikan Dinas Pariwisata Lakukan Promosi

Next Post

Dari Peningkatan Ekonomi Hingga Pemberantasan Narkoba, Pemprov Ingin Bangun Jalur 3 Negara

Redaksi

Redaksi

Next Post

Dari Peningkatan Ekonomi Hingga Pemberantasan Narkoba, Pemprov Ingin Bangun Jalur 3 Negara

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Sekprov Kaltara Tekankan Optimalisasi Peran Badan Penghubung di Jakarta

15 Januari 2026

Kapolda Kaltara Pimpin Sertijab Karolog, Dirresnarkoba, dan Kabidhumas

12 Januari 2026

Dari Seragam Putih Abu-abu ke Sekprov Kaltara, Denny Harianto Kembali ke Almamater

12 Januari 2026

Datu Iqro dampingi Wamendikdasmen Resmikan Program Revitalisasi Sekolah di Sebatik, Nunukan

18 Januari 2026

Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa

18 Januari 2026

Datu Iqro dampingi Wamendikdasmen Resmikan Program Revitalisasi Sekolah di Sebatik, Nunukan

18 Januari 2026

Jalin Silaturahmi, Gubernur Pimpin Laga Persahabatan Bulungan Legend vs Sumbawa Legend

18 Januari 2026

Sekprov Kaltara Tekankan Optimalisasi Peran Badan Penghubung di Jakarta

15 Januari 2026

Recent News

Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa

18 Januari 2026

Datu Iqro dampingi Wamendikdasmen Resmikan Program Revitalisasi Sekolah di Sebatik, Nunukan

18 Januari 2026

Jalin Silaturahmi, Gubernur Pimpin Laga Persahabatan Bulungan Legend vs Sumbawa Legend

18 Januari 2026

Sekprov Kaltara Tekankan Optimalisasi Peran Badan Penghubung di Jakarta

15 Januari 2026
 PRESS

© 2025 - Ibmnews.com

  • Tentang Kami
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2025 - Ibmnews.com