Minggu, Januari 25, 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
PRESS
No Result
View All Result
Home Tarakan

Masyarakat Mulai Lelah, Satpol PP Tegaskan Selalu Melakukan Sosialisasi Persuasif

Redaksi by Redaksi
28 Agustus 2021
in Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

Satpol PP Tegaskan Selalu Melakukan Sosialisasi Persuasif

TARAKAN – Hingga saat ini pandemi covid-19 belum menunjukan tanda-tanda akan berakhir. Bahkan dalam sejak diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, pengawasan aktivitas masyarakat semakin terbatas. Sehingga oleh sebab itu, munculnya keluhan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan tidak jarang adanya kejadian perlawanan masyarakat saat ditertibkan Satpol PP di sejumlah daerah.

Menanggapi hal tersebut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Hanip Matiksan mengungkapkan Satpol PP Tarakan juga pernah mengalami konflik dengan masyarakat dalam penertiban PPKM. Kendati begitu, persoalan tersebut dipicu kesalahpahaman dan akhirnya dapat diselesaikan secara damai.

“Tentu ini jadi tantangan bagi kami, di tengah pandemi yang belum berakhir-berakhir, masyarakat juga mulai lelah dan kami tetap harus menjalankan tugas. Sehingga kami juga harus menjaga kata-kata saat berhadapan dengan masyarakat,”tukasnya, (28/8).

“Ada pernah satu kejadian di Jalan Kusuma Bangsa, anggota saya dan masyarakat terlibat keributan akibat hal tidak disengaja. Kalau saya dengan pas anggota saya memeriksa KTPnya, senter dari anggota saya tidak sengaja mengenai wajah orang itu, jadi orang itu tersulut emosi dan sempat tarik-tarikan. Tapi kejadian itu diselesaikan secara damai,”ujarnya.

Diterangkannya, pihaknya sangat memahami kejenuhan masyarakat dalam menjalani kehidupan di masa pandemi covid-19. Menurutnya hal tersebut cukup manusiawi mengingat hal itu terjadi dalam waktu cukup panjang. Sehingga untuk mengantisipasi adanya konflik saat menjalankan tugas, ia selalu mempringatkan anggotanya agar mengedepankan salam, sapah dan santun saat penertiban.

“Saya memang sudah berpesan kepada anggota saya agar mengutamakan S3 saat razia. Apa itu S3, salam, sapah dan santun. Saya minta tidak ada kekerasan saat razia, tapi tetap harus tegas ,”ungkapnya.

“Karena kita juga memahami kondisi masyarakat saat ini sudah sangat lelah menjalani pandemi yang belum juga berakhir. Oleh karena itu yang di daerah luar sudah kami jadikan pelajaran,”sambungnya.

Ia menjelaskan, pemerintah sangat memahami apa yang dirasakan masyarakat. Sehingga menurutnya, hal itu membuat adanya kebijakan tersendiri pada setiap daerah untuk menyesuaikan kondisi masyarakatnya.

“Pemerintah Kota juga sangat paham apa yang dirasakan masyarakat. Sehingga memang ada aturan daerah yang memiliki kebijakan tersendiri. Misalnya nasional membatasi durasi waktu makan di tempat umum, di sini tidak, atau melarang berboncengan di motor, tapi di sini masih boleh. Karena setiap daerah pasti melihat kondisi masyarakatnya,”jelasnya.

“Kami juga kadang membawa masker, kalau ada masyarakat yang tidak pakai kami berikan. Tapi tidak setiap razia membawanya. Masyarakat juga harus memahami kewajiban pakai masker karena itu sudah menjadi kewajiban dalam beraktivitas,”pungkasnya.

Terkait

Previous Post

Sosialisasi Wilayah Rawan Longsor, Masih Terkendala Terbatasnya Anggaran

Next Post

Ini Dia Daerah Menjadi Titik Rawan Longsor

Redaksi

Redaksi

Next Post

Ini Dia Daerah Menjadi Titik Rawan Longsor

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Lakukan Safari Perangkat Daerah, Peningkatan Pelayanan jadi Atensi Sekprov

21 Januari 2026

Buaya 3 Meter Terjang Warga, Personel Polres Tarakan Selamatkan Korban

19 Januari 2026

Perkuat Layanan Pajak di Ujung Negeri, Gubernur Kaltara Resmikan Gedung Baru Bapenda Tarakan dan Nunukan

19 Januari 2026

Gubernur Kaltara Soroti Ketimpangan Harga dan Infrastruktur di Perbatasan, Minta Perhatian Lebih dari Pemerintah Pusat

22 Januari 2026

Natal IKAT Tanjung Selor, Sekprov Ajak Perkuat Harmoni Sosial

24 Januari 2026

Gubernur buka Tarakan Auto Fest Series 4, Wadah Kreativitas Pecinta Motor

24 Januari 2026

Pemprov Susun Rencana Pembangunan Jalan Kawasan Perbatasan Apau Kayan, Malinau

24 Januari 2026

Sekprov Safari Perangkat Daerah ke Dinkes dan BPSDM, Motivasi ASN Maksimalkan Pelayanan

24 Januari 2026

Recent News

Natal IKAT Tanjung Selor, Sekprov Ajak Perkuat Harmoni Sosial

24 Januari 2026

Gubernur buka Tarakan Auto Fest Series 4, Wadah Kreativitas Pecinta Motor

24 Januari 2026

Pemprov Susun Rencana Pembangunan Jalan Kawasan Perbatasan Apau Kayan, Malinau

24 Januari 2026

Sekprov Safari Perangkat Daerah ke Dinkes dan BPSDM, Motivasi ASN Maksimalkan Pelayanan

24 Januari 2026
 PRESS

© 2025 - Ibmnews.com

  • Tentang Kami
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2025 - Ibmnews.com