Kamis, Januari 15, 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
PRESS
No Result
View All Result
Home Tarakan

Ini Dia Daerah Menjadi Titik Rawan Longsor

Redaksi by Redaksi
29 Agustus 2021
in Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Sering terjadinya bencana tanah longsor di Kota Tarakan, menimbulkan kekhawatiran besar bagi masyarakat.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan Ir. Kajat Prasetio menerangkan, setidaknya terdapat 7  titik pemukiman yang dapat terjadi longsor saat musim penghujan. Diantaranya yakni kawasan Kampung Bugis dalam, Pasir Putih Kelurahan Karang Ayar, Sebengkok Tiram Kelurahan Sebengkok, Mamburungan, dan Jalan Aki Balak Kelurahan Karang Harapan, Juata Kerikil dan Juata Laut. Kendati begitu, pihaknya sudah mengimbau Kelurahan untuk terus memperingatkan masyarakatnya.

“Untuk penentuan titik-titik rawan longsor, sebenarnya kita sudah mulai dari tahun 2016 2017 kita sudah memanggil Kelurahan seluruh Tarakan dan sudah mendata beberapa titik longsor di Kota Tarakan.
pada umumnya titik longsor di Kota Tarakan terdapat di daerah perbukitan yang sudah diubah menjadi suatu pemukiman,”ujarnya, (29/8).

“Untuk daerah yang Rawan longsor Karang Anyar, kampung bugis, Karang Balik daerah Sebengkok sebagian dan Mamburungan maupun juata, dan titik longsor itu perlu diketahui apabila pernah terjadi longsor maka tahun-tahun berikut nya akan longsor lagi. ini pernah terjadi di Juata dan juga Karang Anyar,”sambungnya.

Dijelaskannya, rawannya lokasi tersebut tidak terlepas dari kontruksi tanah, pembangunan siring dan kajian tehknis bangunan saat didirikan. Sehingga menurutnya, pentingnya melihat keamanan lokasi saat membangun tempat tinggal.

“Tetapi pemukiman itu tidak dilakukan suatu kajian teknis maupun dengan teknik-teknik sipil untuk membangun suatu rumah, pada umumnya kondisi perbukitan di kota Tarakan ialah lihat berpasir ketika lahan itu dibuka kemudian kena air hujan yang cukup deras tanah itu gampang Jadi longsor,”tukasnya

“Titik longsor ini sudah kita tanggani tapi masyarakat membuka lahan tanpa adanya suatu cara teknik sipil yang memadai,”lanjutnya.

Lanjutnya, sejak 2013 sedikitnya 30 nyawa dan ratusan bangunan rusak musibah tanah longsor. Sehingga menurutnya Kelurahan tidak serta merta mempermudah izin masyarakat yang hendak membangun di area perbukitan tanpa memperhatikan SOP pembangunannya

“korban jiwa, kepastiannya dari tahun 2013 itu sekitar 30an se-Tarakan. yang paling besar 2018 sekitar 18 orang bersamaan. tahun 2021 masih 1 orang yang di Kelurahan Sebengkok, selain Teknik Sipil yang kurang memadai harus ada perizinan minimal diketahui lurah,”tuturnya.

Bahkan menurutnya tidak jarang adanya pembangunan yang dilakukan tanpa diverifikasi oleh Ketua RT dan Lurah.

“Sebetulnya aturan yg berlaku apabila kemiringan lebih dari 30 derajat, tidak boleh membangun dan memang itu tidak diketahui RT atau Lurahnya,”pungkasnya.

Terkait

Previous Post

Masyarakat Mulai Lelah, Satpol PP Tegaskan Selalu Melakukan Sosialisasi Persuasif

Next Post

Gubernur Meninjau Potensi Pelabuhan Sungai di Bulungan

Redaksi

Redaksi

Next Post

Gubernur Meninjau Potensi Pelabuhan Sungai di Bulungan

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Kapolda Kaltara Pimpin Sertijab Karolog, Dirresnarkoba, dan Kabidhumas

12 Januari 2026

Dari Seragam Putih Abu-abu ke Sekprov Kaltara, Denny Harianto Kembali ke Almamater

12 Januari 2026

Sekprov Kaltara Tekankan Optimalisasi Peran Badan Penghubung di Jakarta

15 Januari 2026
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V Tanjung Selor, Kementerian PUPR, (Mustafa, S.T., M.T.,)

Proyek Instalasi Air Baku Sungai Buaya Rampung Akhir 2024, BWS Kaltara Pastikan Pengerjaan Sesuai Kontrak

11 November 2025

Sekprov Kaltara Tekankan Optimalisasi Peran Badan Penghubung di Jakarta

15 Januari 2026

Kapolda Kaltara Pimpin Sertijab Karolog, Dirresnarkoba, dan Kabidhumas

12 Januari 2026

Dari Seragam Putih Abu-abu ke Sekprov Kaltara, Denny Harianto Kembali ke Almamater

12 Januari 2026

Nelayan Timpas Tetangga Pakai Parang, Seorang Perempuan Terluka Parah

7 Januari 2026

Recent News

Sekprov Kaltara Tekankan Optimalisasi Peran Badan Penghubung di Jakarta

15 Januari 2026

Kapolda Kaltara Pimpin Sertijab Karolog, Dirresnarkoba, dan Kabidhumas

12 Januari 2026

Dari Seragam Putih Abu-abu ke Sekprov Kaltara, Denny Harianto Kembali ke Almamater

12 Januari 2026

Nelayan Timpas Tetangga Pakai Parang, Seorang Perempuan Terluka Parah

7 Januari 2026
 PRESS

© 2025 - Ibmnews.com

  • Tentang Kami
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2025 - Ibmnews.com