Senin, Desember 15, 2025
  • Tentang Kami
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
PRESS
No Result
View All Result
Home Tarakan

Perceraian Meningkat, Faktor Ekonomi Dinilai Menjadi Salah Satu Penyebabnya

Redaksi by Redaksi
23 September 2021
in Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN — Pandemi covid-19 yang melanda, berdampak kepada memburuk kondisi ekonomi. Sehingga hal tersebut membuat meningkatnya tingkat pengangguran dan angka kemiskinan. Terlepas dari itu, persoalan ekonomi menjadi persoalan pelik dalam tanah sosial. Sehingga hal itu kerap menjadi pemicu terjadinya keretakan rumah tangga. Hal itulah yang menjadi salah satu faktor dari meningkatnya angka perceraian di masa pandemi.

Saat ditemui, Kepala Pengadilan Agama (PA) Ahmad Ubaidillah mengatakan turunnya angka tersebut karena pihaknya mengurangi jam layanan. Itu disebabkan karena pihaknya mengikuti kebijakan PPKM.

“Selama masa pandemi ini, tingkat perceraian di kota Tarakan menurun, apalagi dalam hal ini Pemerintah Kota Tarakan (Pemkot) melakukan kebijakan PPKM jadi kami batasi sampai jam 12 saja,” ungkapnya, Kamis,(23/09/2021).

Dijelaskannya, salah satu faktor dari meningkatnya perceraian adalah pernikahan dini. Ia menyebutkan, pada tahun 2021 ini sudah mencapai 28 perkara, Sedangkan untuk faktor-faktor yang menjadi pemicu perceraian, lebih banyak dikarenakan faktor klasik. Antaranya yakni perselisihan dan pertengkaran yang terus menerus serta faktor ekonomi.

“Sebagian besar faktor perceraian itu pasti terkait perekonomian, kemudian di tinggal suami, dan yang terakhir itu biasanya suaminya di penjara terpidana kasus narkoba,” kata dia.

Lebih jauh, Ahmad mengatakan solusi untuk mengurangi angka perceraian harus di adakan mediasi kedua belah pihak sebelum perkara ditutup.

“Pengadilan ini kan sifatnya pasif, orang yang masuk kita terima. Tetapi sebagaimana peraturan Mahkama Agung (MA) nomor 1 tahun 2016, jadi untuk mengurangi angka perceraian itu setiap perkara yang di hadiri kedua belah pihak tidak langsung di tutup, tapi harus di mediasi dulu dan langkah itu ada yang berhasil,” tukasnya (*/MBG14)

Terkait

Previous Post

Sambut HSN ke-26, Pemprov Siapkan Statistics Award 2021 untuk OPD

Next Post

Terus Meningkat, Ekspor Kaltara Tembus ke Delapan Negara Asia

Redaksi

Redaksi

Next Post

Terus Meningkat, Ekspor Kaltara Tembus ke Delapan Negara Asia

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Sindikat Penggelapan 11 Mobil Rental Terungkap, 4 Pelaku Ditangkap di Dua Daerah

9 Desember 2025

Revitalisasi Permainan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika FKIP UBT Dorong Pembelajaran Menyenangkan di Sekolah

14 Desember 2025

Harga Kepiting di Tarakan Anjlok Jelang Natal dan Tahun Baru, Para Petani Meradang

14 Desember 2025

Aliansi Peduli Tarakan Turun ke Jalan Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh

14 Desember 2025

Harga Kepiting di Tarakan Anjlok Jelang Natal dan Tahun Baru, Para Petani Meradang

14 Desember 2025

Revitalisasi Permainan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika FKIP UBT Dorong Pembelajaran Menyenangkan di Sekolah

14 Desember 2025

Waspada Aksi Penipuan!!!! Nama Salah Satu Dosen UBT Jadi Korban Pencatutan Identitas

14 Desember 2025

HUT ke-28 Kota Tarakan, PT Phoenix Resources International Sampaikan Ucapan dan Doa

14 Desember 2025

Recent News

Harga Kepiting di Tarakan Anjlok Jelang Natal dan Tahun Baru, Para Petani Meradang

14 Desember 2025

Revitalisasi Permainan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika FKIP UBT Dorong Pembelajaran Menyenangkan di Sekolah

14 Desember 2025

Waspada Aksi Penipuan!!!! Nama Salah Satu Dosen UBT Jadi Korban Pencatutan Identitas

14 Desember 2025

HUT ke-28 Kota Tarakan, PT Phoenix Resources International Sampaikan Ucapan dan Doa

14 Desember 2025
 PRESS

© 2025 - Ibmnews.com

  • Tentang Kami
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2025 - Ibmnews.com