Senin, Desember 15, 2025
  • Tentang Kami
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
PRESS
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Gaji Guru Sangat Mempengaruhi Kualitas Kinerja

Redaksi by Redaksi
25 November 2021
in Pendidikan, Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Merayakan 25 November para guru seluruh Indonesia hari ini mempeingati perayaan hari guru nasional, namun perayaan hari guru belum yang dirayakan setiap tahun, belum memberikan dampak kepada  guru honore lantaran masih menerima upah cukup minim.

Mrlihat kondisi itu, Akademisi Pendidikan Universitas Borneo Tarakan Dr Suyadi M.Ed menerangkan minimnya upah guru honorer sangat berpotensi berdampak besar bagi kualitas penddikan di Indonesia. Menurutnya seseorang yang bekerja di bawa bayang-bayang kesulitan hidup akan sulit meningkatkan kinerja lantaran ada tanggung jawab lain yang membebani pikirannya.

“Yang jelas, kalau untuk kehidupannya saja masih kurang, bagaimana mereka mau maksimal kalau kebutuhannya sehari-hari tidak tercukupi. Sehingga hal tersebut mempengaruhi kinerja seorang guru karena fokusnya harus terbagi,”ucapnya, (24/11/2021).

Oleh sebab itu, ia menerangkan peningkatan kualitas berbagai sektor tidak lahir tanpa adanya jaminan kepada seorang pekerja. Sehingga menurutnya hal itu tidak hanya berlaku pada guru honorer melainkan pada semua profesi.

“Bukan hanya guru honorer, begitu pun dengan profesi lain ketika upah yang diberikan di bawa standar maka hal itu sulit membuat mereka bekerja maksimal. Apalagi menuntut soal kinerja mereka pasti melakukan ala kadarnya. Selama guru honorer masih mendapat gaji tidak manusiawi maka jangan harap kualitas pendidikan kita mengalami peningkatan,”tuturnya.

Kendati begitu, ia mengakui jika upah bukanlah indikator satu-satunya dalam kinerja. Lanjutnya, komitmen dan penjiwaan merupakan salah satu indikator meningkatnya kualitas guru.

“Tapi kembali lagi, tapi itu bukanlah tolak ukur pertama. Sebuah komitmen menjadi hal yang sangat penting. Karena menjadi seorang guru merupakan tugas mulia dan membutuhkan niat yang tulus dalam pengabdiannya. Tapi memang kembali lagi hidup di saat ini juga harus realistis,”tukasnya.

“Tuntutan perkembangan zaman kan sangat cepat sehingga guru harus siap mengupdate pemahamannya. Kalau tidak adanya niat dan jiwa Tutwuri Handayani pada seorang guru, maka upah berapa pun hal itu tidak mempengaruhi kinerjanya,”sambungnya.

Dijelaskannya, tanggung jawab guru tidaklah mudah. Guru harus dapat memberikan didikan siswa secara efektif, kognitif daj Psikomotorik. Oleh sebab itu, hal itu bisa tercipta di tangan guru berkualitas.

“Karena tugas seorang guru tidak mudah, guru harus mendidik siswanya 3 aspek yakni efektif, Kognitif dan Psikomotorik. Selama ini saya lihat fokusnya pada kognitif saja,”terangnya.

“Persoalan ini memang sudah menjadi persoalan nasional. Tapi setidaknya pemerintah daerah bisa menjalankan kebijakan khusus untuk membuat kualitas pendidikan di daerah berinovasi,”lanjutnya.

Terkait

Previous Post

Kaltara Bukukan Pendapatan yang Cukup Baik, Belanja Masih Perlu Didorong

Next Post

Gubernur Zainal Raih Penghargaan Indonesia Awards 2021

Redaksi

Redaksi

Next Post

Gubernur Zainal Raih Penghargaan Indonesia Awards 2021

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Sindikat Penggelapan 11 Mobil Rental Terungkap, 4 Pelaku Ditangkap di Dua Daerah

9 Desember 2025

Revitalisasi Permainan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika FKIP UBT Dorong Pembelajaran Menyenangkan di Sekolah

14 Desember 2025

Harga Kepiting di Tarakan Anjlok Jelang Natal dan Tahun Baru, Para Petani Meradang

14 Desember 2025

Aliansi Peduli Tarakan Turun ke Jalan Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh

14 Desember 2025

Harga Kepiting di Tarakan Anjlok Jelang Natal dan Tahun Baru, Para Petani Meradang

14 Desember 2025

Revitalisasi Permainan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika FKIP UBT Dorong Pembelajaran Menyenangkan di Sekolah

14 Desember 2025

Waspada Aksi Penipuan!!!! Nama Salah Satu Dosen UBT Jadi Korban Pencatutan Identitas

14 Desember 2025

HUT ke-28 Kota Tarakan, PT Phoenix Resources International Sampaikan Ucapan dan Doa

14 Desember 2025

Recent News

Harga Kepiting di Tarakan Anjlok Jelang Natal dan Tahun Baru, Para Petani Meradang

14 Desember 2025

Revitalisasi Permainan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika FKIP UBT Dorong Pembelajaran Menyenangkan di Sekolah

14 Desember 2025

Waspada Aksi Penipuan!!!! Nama Salah Satu Dosen UBT Jadi Korban Pencatutan Identitas

14 Desember 2025

HUT ke-28 Kota Tarakan, PT Phoenix Resources International Sampaikan Ucapan dan Doa

14 Desember 2025
 PRESS

© 2025 - Ibmnews.com

  • Tentang Kami
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2025 - Ibmnews.com