Senin, Desember 15, 2025
  • Tentang Kami
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
PRESS
No Result
View All Result
Home Advetorial

Pelecehan Seksual Semakin Marak, Kajari Siap Tuntut Predator Hukuman Berat

Redaksi by Redaksi
25 April 2022
in Advetorial, Kaltara, Pemerintahan
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Maraknya pemberitaan di media massa mengenai kekerasan seksual terhadap anak cukup membuat masyarakat terkejut. Kasus kekerasan seksual terhadap anak masih menjadi fenomena gunung es.

Hal ini disebabkan kebanyakan anak yang menjadi korban kekerasan seksual enggan melapor. Karena itu, menjadi perhatian khusus Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tarakan, Adam Saimima. Pihaknya pun siap menuntut berat para predator kejahatan seksual anak untuk memberikan efek jera.

“Memang kasus kekerasan seksual pada anak ini menghawatirkan sekali. Tahun ini saja, hingga April kami telah menangani dua kasus,” terangnya, Senin (25/4/2022).

Kekerasan seksual terhadap anak akan berdampak panjang, di samping berdampak pada masalah kesehatan di kemudianhari, juga berkaitan dengan trauma yang berkepanjangan, bahkan hingga dewasa. Berakaitan hal ini, saat ditanya mengenai apakah hukuman mati bisa diterapkan kepada para pelaku seperti kasus guru pesantren di Bandung.

“Hal tersebut sangat bisa dan layak. Terlebih, jika dilakukan terhadap puluhan anak di bawah umur. Hanya saja hukuman harus disesuaikan dengan fakta perbuatan dan pembuktian tetap harus disidangkan terlebih dahulu,” ungkapnya

Namun, berdasarkan aturan yang berlaku predator anak rata-rata mendapat hukuman tinggi. Hal ini karena pelaku dijerat dengan UU Perlindungan Anak dengan rata-rata hukumannya adalah 15 tahun penjara.

Adam pun menegaskan bahwa kelainan seksual bukan menjadi alasan sehingga hukuman pelaku dapat diringankan. Sebab, tindakan pelaku jelas melanggar hukuman karena dilakukan dengan paksaan. Terlebih dilakukan kepada anak di bawah umur.

“Kami selalu melibatkan ahli dalam persidangan. Soal hukuman tidak ada pengecualian,” tuturnya.

Dalam hal ini, kekerasan seksual pada anak menjadi atensi pemerintah Kota Tarakan saat ini. Bahkan, Pemkot mengadakan rapat khusus membahas persoalan tersebut. (*)

Terkait

Previous Post

Hobi Masak Sejak Remaja, Gubernur Suguhkan Capcay Jadi Menu Sahur

Next Post

Gubernur : Ketua RT Punya Andil Dalam Pembangunan

Redaksi

Redaksi

Next Post

Gubernur : Ketua RT Punya Andil Dalam Pembangunan

Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Sindikat Penggelapan 11 Mobil Rental Terungkap, 4 Pelaku Ditangkap di Dua Daerah

9 Desember 2025

Revitalisasi Permainan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika FKIP UBT Dorong Pembelajaran Menyenangkan di Sekolah

14 Desember 2025

Harga Kepiting di Tarakan Anjlok Jelang Natal dan Tahun Baru, Para Petani Meradang

14 Desember 2025

Aliansi Peduli Tarakan Turun ke Jalan Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh

14 Desember 2025

Harga Kepiting di Tarakan Anjlok Jelang Natal dan Tahun Baru, Para Petani Meradang

14 Desember 2025

Revitalisasi Permainan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika FKIP UBT Dorong Pembelajaran Menyenangkan di Sekolah

14 Desember 2025

Waspada Aksi Penipuan!!!! Nama Salah Satu Dosen UBT Jadi Korban Pencatutan Identitas

14 Desember 2025

HUT ke-28 Kota Tarakan, PT Phoenix Resources International Sampaikan Ucapan dan Doa

14 Desember 2025

Recent News

Harga Kepiting di Tarakan Anjlok Jelang Natal dan Tahun Baru, Para Petani Meradang

14 Desember 2025

Revitalisasi Permainan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika FKIP UBT Dorong Pembelajaran Menyenangkan di Sekolah

14 Desember 2025

Waspada Aksi Penipuan!!!! Nama Salah Satu Dosen UBT Jadi Korban Pencatutan Identitas

14 Desember 2025

HUT ke-28 Kota Tarakan, PT Phoenix Resources International Sampaikan Ucapan dan Doa

14 Desember 2025
 PRESS

© 2025 - Ibmnews.com

  • Tentang Kami
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2025 - Ibmnews.com