Minggu, Januari 25, 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
PRESS
No Result
View All Result
Home Internasional

Produksi Uranium Iran Kian Dekati Level Senjata, PBB Desak Pendekatan ke Teheran

Amerika Serikat dan Rusia disebut telah membahas situasi pengembangan nuklir di Iran, tetapi tanpa melibatkan Iran. Badan Pengawas Nuklir PBB (IAEA) pun mendesak agar ada keterlibatan langsung dengan Teheran, menyusul adanya peningkatan tajam jumlah uranium yang telah diperkaya di negara tersebut.

Redaksi by Redaksi
4 Maret 2025
in Internasional
FILE - Seorang pejabat keamanan Iran dengan pakaian pelindung berjalan melalui sebagian Fasilitas Konversi Uranium di luar kota Isfahan, Iran. (Vahid Salemi, File/AP)

FILE - Seorang pejabat keamanan Iran dengan pakaian pelindung berjalan melalui sebagian Fasilitas Konversi Uranium di luar kota Isfahan, Iran. (Vahid Salemi, File/AP)

Share on FacebookShare on Twitter

IBMNEWS.COM – Pada Senin (3/3), Juru Bicara Menteri Luar Negeri Iran Esmail Baghaei membenarkan bahwa isu nuklir Iran sempat dibahas dalam pertemuan Amerika Serikat-Rusia bulan lalu. Namun, ia menegaskan bahwa tidak akan ada kesepakatan apa pun tanpa melibatkan Iran secara langsung.

“(Isu nuklir Iran) telah dibicarakan (antara Rusia dan Amerika Serikat) sebagai isu internasional, tetapi yang penting, apapun yang akan dilakukan terhadap isu nuklir Iran tentunya tidak akan bisa dilakukan tanpa pendapat Iran sendiri. Sahabat Rusia kita sangat paham akan hal itu,” kata Baghaei.

Menurut laporan Badan Energi Atom Internasional PBB (IAEA), yang diperoleh kantor berita The Associated Press pada Rabu (26/2), Iran telah mempercepat produksi uraniumnya hingga hampir mencapai tingkat pembuatan senjata.

Hingga 8 Februari lalu, Iran disebut telah memiliki sekitar 274.8 kilogram uranium yang telah diperkaya hingga 60 persen, meningkat tajam dari 92,5 kilogram yang dilaporkan IAEA pada November sebelumnya. Angka tersebut hanya tinggal selangkah lagi menuju kadar pembuatan senjata, yakni 90 persen.

Direktur IAEA Rafael Grossim pun menyatakan perlunya pendekatan langsung dengan Iran sesegera mungkin. “Kami selalu menawarkan cara-cara teknis dan layak untuk menegaskan, mengkonfirmasi bahwa program nuklir Iran bertujuan damai,” kata Grossi dalam sebuah konferensi pers di Wina, Senin.

“Ada keraguan, ada kekhawatiran, jadi kami selalu menawarkan kepada Iran, cara-cara untuk meluruskan jika mereka percaya bahwa ada keraguan yang tidak beralasan,” tambahnya.

Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi dalam konferensi pers di Wina, Austria, 3 Maret 2025. (Elisabeth Mandl/REUTERS)

Amerika Serikat menyatakan bahwa Iran harus dicegah mendapatkan senjata nuklir. Presiden Donald Trump bulan lalu telah menandatangi instruksi presiden untuk kembali menerapkan kampanye “tekanan maksimum” terhadap Iran.

“Saya benar-benar ingin melihat perdamaian, dan saya harap kita bisa melakukannya. Mereka tidak boleh punya senjata nuklir. Ini sangat sederhana. Saya tidak memberikan batasan. Satu hal saja, mereka tidak boleh punya senjata nuklir. Jikalau mereka tetap memiliki senjata itu, terlepas dari apa yang baru saja saya katakan, saya kira mereka akan menyesalinya,” ujar Trump, Selasa (4/2).

Namun, Trump mengisyaratkan bahwa Iran akan diuntungkan jika negara itu bisa meyakinkanya bahwa mereka tidak akan mengembangkan senjata nuklir, dengan mengatakan, “Mereka akan punya masa depan yang luar biasa.”

Selama ini, Iran konsisten menyatakan bahwa program nuklirnya bertujuan damai, tetapi intelijen Amerika Serikat menilai Tehran telah “mengambil langkah yang menempatkan posisinya lebih baik untuk membuat senjata nuklir, jika memilih untuk melakukannya.”.***

 

Sumber: [th/jm] VOA

Terkait

Tags: IranPBBProduksiSenjataUraniumVOA
Previous Post

Mulai Maret, Pemerintah Gelontorkan Rp 2 Triliun per Bulan untuk MBG

Next Post

Harga Bitcoin Meroket 20% pasca Trump Isyaratkan Pembentukan Cadangan Baru

Redaksi

Redaksi

Next Post
Pasca pernyataan Presiden AS Donald Trump, harga Bitcoin Senin (3/3) melejit lebih dari 20% (foto: ilustrasi)

Harga Bitcoin Meroket 20% pasca Trump Isyaratkan Pembentukan Cadangan Baru

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Lakukan Safari Perangkat Daerah, Peningkatan Pelayanan jadi Atensi Sekprov

21 Januari 2026

Buaya 3 Meter Terjang Warga, Personel Polres Tarakan Selamatkan Korban

19 Januari 2026

Perkuat Layanan Pajak di Ujung Negeri, Gubernur Kaltara Resmikan Gedung Baru Bapenda Tarakan dan Nunukan

19 Januari 2026

Gubernur Kaltara Soroti Ketimpangan Harga dan Infrastruktur di Perbatasan, Minta Perhatian Lebih dari Pemerintah Pusat

22 Januari 2026

Natal IKAT Tanjung Selor, Sekprov Ajak Perkuat Harmoni Sosial

24 Januari 2026

Gubernur buka Tarakan Auto Fest Series 4, Wadah Kreativitas Pecinta Motor

24 Januari 2026

Pemprov Susun Rencana Pembangunan Jalan Kawasan Perbatasan Apau Kayan, Malinau

24 Januari 2026

Sekprov Safari Perangkat Daerah ke Dinkes dan BPSDM, Motivasi ASN Maksimalkan Pelayanan

24 Januari 2026

Recent News

Natal IKAT Tanjung Selor, Sekprov Ajak Perkuat Harmoni Sosial

24 Januari 2026

Gubernur buka Tarakan Auto Fest Series 4, Wadah Kreativitas Pecinta Motor

24 Januari 2026

Pemprov Susun Rencana Pembangunan Jalan Kawasan Perbatasan Apau Kayan, Malinau

24 Januari 2026

Sekprov Safari Perangkat Daerah ke Dinkes dan BPSDM, Motivasi ASN Maksimalkan Pelayanan

24 Januari 2026
 PRESS

© 2025 - Ibmnews.com

  • Tentang Kami
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Disclaimer

No Result
View All Result
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2025 - Ibmnews.com