TARAKAN – Setelah beberapa waktu lalu dikabarkan resmi meninggalkan Partai Golkar, kini Effendhi Djuprianto menghebohkan publik dengan secara mengejutkan hadir dalam Rakerda PKS sebagai kader baru. Effendhi hadir dengan menggunakan jas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PKS Kota Tarakan yang dilaksanakan di Hotel Lotus Panaya, Minggu (20/3/22). Hal itu sekaligus menandakan jika Effendhi resmi diperkenalkan sebagai kader baru PKS.
Dalam Rakerda tersebut, PKS resmi menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada pria yang akrab disapa Babeh itu, penyerahan diserahkan langsung oleh Ketua DPD PKS Kota Tarakan Darmanto dan Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Provinsi Kaltara Syamsudin Arfah.
Saat diwawancara, Effendhi Djufrianto menerangkan di usianya yang tidak muda lagi, ia berkeinginan untuk menghabiskan sisa karir politiknya bersama partai agamis. Hal itu lantaran dirinya juga menginginkan lebih dekat kepada sesuatu yang sesuaty bersinggungan dengan keyakinan spiritual.
“Saya kan selama 40 tahun di organisasi partai-partai nasionalis. Diusia saya senja ini Alhamdulilah bisa diterima oleh PKS yang nasionalis regelius,” ungkapnya, (20/03/2022).
Terkait keinginannya maju sebagai calon anggota DPR RI melalui PKS, Effendhi menjelaskan masih melihat situasi dan kondisi kedepannya. Saat ini yang menjadi fokusnya, ingin mengajak kaum milenial ikut berpatisipasi dalam pembangunan dengan bergabung ke PKS.
“Mudah-mudahan dengan sisa umur yang ada ini, saya mampu menyampaikan sisa-sisa pemikiran yang belum dilakukan teman-teman. Saya berharap kaum milenial bisa merasa memiliki PKS, kenapa, karena kami berkeinginan bahwa milenial harus ikut turun tangan berpartisipasi dalam pembangunan tidak hanya menggantungkan diri menjadi masyarakat pekerja,” tambah Effendhi Djufrianto.
Sementara itu, ini kali kedua Effendhi Djufrianto cabut dari Partai Golkar. Saat pertama keluar dari Partai Golkar, Effendhi Djufrianto bergabung dengan Partai Hanura yang mengantarkannya hingga duduk menjadi Wawali Kota Tarakan mendampingi Wali Kota Tarakan dr. Khairul periode 2019-2024.
Effendhi Djuprianto mengaku akan berupaya mendongkrak suara PKS di Pemilu nanti. Di antaranya dengan mengakomodir suara kaum millenial.
“Melalui PKS ini kami berharap kaum millenial ini merasa memiliki PKS. Karena kami berkeinginan bahwa millenial harus ikut turun tangan dalam rangka pembangunan, tidak hanya menggantungkan diri menjadi masyarakat pekerja, masyarakat yang zona nyaman, menerima produk-produk yang sudah jadi, maka itu kami berharap kiranya dengan keberadaan kami, kami didukung oleh semua elemen yang dari PKS,” tutupnya.